Tentang hidup.
Elegi yang melempem, herannya, masih saja dikunyah orang.
Aku cuma meminjam tanah untuk dijadikan tubuhku. Dan akan kukembalikan bila masa sewa telah habis.
Tentang hidup.
Elegi yang melempem, herannya, masih saja dikunyah orang.
Aku cuma meminjam tanah untuk dijadikan tubuhku. Dan akan kukembalikan bila masa sewa telah habis.
The URI to TrackBack this entry is: http://matakacaku.wordpress.com/2012/01/25/di-balik-hidup-elegi-yang-melempem-dan-tanah-sewaan/trackback/